Jokowi Rebut Kembali Blok Minyak dari Asing ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Comments 59 Views Views


Jokowi Rebut Kembali Blok Minyak dari Asing ke Pangkuan Ibu Pertiwi

SIPerubahan - Pemerintahan Presiden Joko Widodo berhasil mengembalikan sumber daya alam berupa blok minyak dan gas (migas) Rokan dari penguasaan asing ke pangkuan ibu pertiwi.

Blok migas ini oleh pemerintahan masa lalu diberikan kepada Chevron. Kini salah satu sumber minyak terbesar di bumi Indonesia tersebut diambil alih serta dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina Persero.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar yang membuat kebijakan memutuskan Pertamina duduk sebagai operator di blok Rokan. Pertamina akan kelola blok ini pasca tahun 2021, hingga 20 tahun mendatang.

”Pemerintah melalui Menteri ESDM menetapkan pengelolaan blok Rokan mulai tahun 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan kepada Pertamina” ujar Arcandra di Kementerian ESDM, Selasa (31/07/2018) kemarin.

Sekadar informasi, blok Rokan merupakan blok tersubur di Tanah Air. Berdasarkan data dari Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sampai April 2018 tercatat produksi minyak di blok Rokan mencapai 210.280,60 BOPD, dan produksi gas-nya sebesar 24,26 MMSCFD.

Dengan potensi tersebut, syahdan, blok yang habis kontraknya pada 2021 mendatang, menjadi rebutan dua perusahaan migas besar, yakni Chevron Pasific Indonesia, yang saat ini merupakan kontraktor eksisting, dan PT Pertamina (Persero).

Keduanya sudah memasukkan proposal lengkap terkait usulan pengelolaan blok Rokan sejak bulan lalu.

Nasionalisasi aset minyak negara untuk dikelola Pertamina mulai 2021 itu menjadi hadiah Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-73.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus