Selamatkan Rupiah,Kebijakan Dilakukan Pemerintah Dalam Proyek Infrastruktur

Comments 286 Views Views


Selamatkan Rupiah,Kebijakan Dilakukan Pemerintah Dalam Proyek Infrastruktur

SIPerubahan - Operasi penyelamatan rupiah belum selesai. Paska kewajiban penggunaan B20 serta menaikkan tarif pajak untuk ribuan barang konsumsi, ada lagi langkah konkret yang dilakukan pemerintah.

Langkah itu yaitu menunda sejumlah proyek infrastruktur yang mempunyai kandungan bahan baku impor dalam jumlah besar. Tak pandang bulu, proyek strategis nasional pun siap dikorbankan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengundang dua perusahaan pelat merah sektor energi, Pertamina dan PLN untuk membahas rencana tersebut.

"Pada dasarnya tadi mendiskusikan penundaan proyek strategis nasional yang perlu dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal," terang Darmin, di Jakarta, Kamis (06/09/2018) sore.

Darmin tak memungkiri, terdapat sejumlah proyek milik Pertamina dan PLN yang kemungkinan akan ditunda. Ada beberapa aspek yang terlebih dahulu menjadi pertimbangannya.

Antara lain, proyek itu masih dalam tahap awal dan belum mencapai tahap finansial close. Selain itu, penundaan juga akan mempertimbangkan aspek urgensi dari proyek tersebut.

"Kalau urgent, tetap jalan. Tapi kalau misalnya pembangkit listrik di Jawa cadangan sudah banyak, tidak perlu buru-buru tapo harus dilihat sampai kapan ditundanya," kata Darmin.

"Supaya jangan nanti pada saatnya [dibangun kembali] kalang kabut lagi cari investor," tegas mantan Direktur Jenderal Pajak itu menambahkan.

Pemerintah, kata Darmin, belum memutuskan proyek mana saja yang siap ditunda. Tapi, dirinya mengakui diberikan waktu sedikit untuk memutuskan mana saja proyek strategis yang akan ditunda.

"Kita dikasih waktu 2-3 hari. Mungkin sudah hari kedua. Nanti kita lihat," kata Darmin menutup pembicaraan.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus