Diikuti 68 Negara, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Sabet Empat Perak

Comments 38 Views Views


Diikuti 68 Negara, Tim Olimpiade Biologi Indonesia Sabet Empat Perak

SIPerubahan - Tim Olimpiade Biologi Indonesia sukses menyabet empat medali perak dalam ajang kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke-29 yang diselenggarakan di Iran. Empat siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mewakili Indonesia bersaing dengan 265 siswa dari 68 negara peserta IBO tahun 2018.

"Empat medali perak ini prestasi yang luar biasa. Anak-anak kita sudah berjuang, memberikan yang terbaik," tutur Direktur Pembinaan SMA, Purwadi Sutanto, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, hari ini Selasa (24/07/2018).

Empat remaja yang mengharumkan nama bangsa di ajang internasional tersebut yaitu Aditya David Wirawan (SMA Kristen 1 Petra, Surabaya), Samuel Kevin Pasaribu (SMA Unggul Del, Sumatera Utara), Silingga Metta Jauhari (SMA Negeri 8 DKI Jakarta), dan Syailendra Karuna Sugito (SMA Semesta BBS, Semarang).

Untuk diketahui, siswa peserta IBO tahun 2018 ini merupakan hasil seleksi berjenjang yang dihelat Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional pada tahun 2017 di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pekanbaru, Riau.

Mereka didampingi oleh Dr. Agus Dana Permana dan Dr. Ahmad Faizal yang merupakan pengajar di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung). Selanjutnyam, aIda Bagus Made Artadana, M.Sc. (Staf Pengajar Universitas Surabaya), Ihsan Tria Pramanda, M.Sc. (Staf Pengajar Tim Olimpiade Biologi Indonesia), dan Muamar Surawidarto, M.Si. (Direktorat Pembinaan SMA, Kemendikbud).

Di hari pertama, siswa Indonesia mengerjakan empat topik praktikum selama masing-masing 90 menit, di antaranya:

1) Biologi Tumbuhan (fisiologi dan adaptasi tumbuhan)

2) Biokimia dan Biologi Molekuler (isolasi protein)

3) Biologi Hewan (anatomi lintah dan pengamatan tungau)

4) Ekologi dan Evolusi Mikroba.

Berikutnya, di hari kedua, para siswa mengerjakan dua set soal teori menggunakan komputer dengan total waktu pengerjaan selama enam jam. Seluruh tes dilakukan di kampus Shahid Beheshti University, Tehran, Iran.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus