Delapan Start Up Terpilih di Program Akselerator Digitaraya

Comments 58 Views Views


Delapan Start Up Terpilih di Program Akselerator Digitaraya

SIPerubahan - Program pengembangan start up kian marak saja. Hal ini seiring dengan makin suburnya bisnis usaha rintisan di Indonesia. Salah satunya digelar oleh Digitaraya, akselerator besutan Kibar. Perusahaan itu mulai menjalankan program akselerator bagi delapan start up  yang terpilih.

Menurut Chief Execuitice Kibar Yansen Kamto, ada sekitar 120 start up yang mendaftar di program akselerasi program pertama perusahaan tersebut. "Lewat program ini, kami ingin mengetahui seberapa jauh start up tersebut tumbuh," katanya usai peluncuran program akselerator, di Jakarta, Rabu (01/08/2018) kemarin.

Tercatat terdapat delapan start up yang terpilih, yaitu, Arkademy (pendidikan), Modal Rakyat (fintech), Reblood (kesehatan), Neurosensum (TI), KiniBisa (pendidikan), Riliv (kesehatan), Gelora Olahraga Asia (TI) serta  Expedito di bidang logistik.

Sementara itu, Head of Startup Relations Digitaraya Alyssa Maharani menerangkan, delapan startup yang terpilih memiliki solusi terhadap beragam permasalahan krusial yang ada saat ini. Delapan pendiri startup tersebut juga dianggap mampu mengeksekusi ide yang dibuat menjadi produk yang relevan terhadap kebutuhan pasar.

"Dari sejumlah hal, pertimbangan yang paling penting bagi kami adalah mindset dan kemampuan para founders mengeksekusi ide," tuturnya menjelaskan.

Dalam tahap awal, delapan startup itu bakal melalui program bootcamp yang dilakukan hingga pertengahan Agustus. Sejumlah perusahaan rintisan itu akan memperoleh pendampingan dari berbagai mentor praktisi dan ahli seperti Andy Fajar dari Kulina, Edward Widjanarko dari Cicil, Brian Marshal dari Sircio, Irzan Raditya dari Kata.ai, Andreas Sanjaya dari iGrow, Vishnukari Mahmud dari Ogilvy, dan Jaka Wiradisuria dari Go-Jek.

"Tak menutup kemungkinan startup yang terpilih bisa saja melakukan pivot di dalam tahap ini," ujarnya.

Masih di tempat dan kesempatan yang sama, Head of Google Launchpad Southeast Asia Marcus Foon menuturkan berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem startup teknologi di kawasan ASEAN.

Menurut Foon, kolaborasi Google bersama Kibar melalui Digitaraya merupakan salah satu strategi untuk membantu melahirkan startup berskala besar di masa depan. Google Developers Launchpad juga menjalankan program akselerator serupa dengan menggandeng mitra lokal yang berada di Amerika Latin, Afrika, dan Eropa.

Untuk diketahui, Digitaraya merupakan akselerator bentukan Kibar bersama Google Developers Launchpad. Akselerator itu membantu startup teknologi untuk dapat melampaui tahap product market fit agar produk yang diciptakan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Salah satu permasalahan yang dihadapi ekosistem di dalam negeri yakni semakin melebarnya kesenjangan antara startup bervaluasi tinggi dengan perusahaan yang saja baru dirintis. Biasanya sebagian besar perusahaan teknologi yang baru dibentuk tak mampu memastikan produknya sesuai dengan kebutuhan pasar sebelum mengembangkan skala bisnisnya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus