Danny Pomanto membentuk ‘Super Team’ untuk Makassar

Comments 23 Views Views


Danny Pomanto membentuk ‘Super Team’ untuk Makassar

SIPerubahan - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, melakukan mutasi jabatan di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Danny melantik empat pejabat eselon  III lingkup Pemerintah kota Makassar bedasarkan pada SK Wali Kota Nomor 821.23.30 – 2018 tanggal 8 Juni 2018 Pelantikan ini tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator lingkup Pemkot Makassar.

Rotasi ini merupakan kali pertama dilakukan Danny, pasca cuti Pemilihan Wali Kota Makassar 2018. Danny Pomanto mengatakan rotasi ini sebagai upaya pengefektifan kembali organisasi di tubuh Pemkot Makassar agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan baik.

“Makassar hari ini punya tempat yang baik dalam skala nasional maupun internasional. Hari ini, di sisa satu tahun masa kepemimpinan, saya tidak akan membiarkan satu menit pun tidak ada kebaikan-kebaikan yang kita sempurnakan di Pemkot Makassar,” jelas Danny di Baruga Anging Mammiri, Jumat (8/6/2018).

 Diketahui, keempat pejabat yang dilantik adalah H. Abd Rasyid menempati posisi Kabag Keuangan Setda Kota Makassar, Taslim Rasyid dilantik sebagai Sekertaris BPKAD Makassar. Sulyadi Perdana Supomo Guntur menjabat Sekcam Rappocini, dan Ismail Abdullah dilantik sebagai Kabid Penertiban Bangunan dan Ruang Dinas Penataan Ruang Makassar.

Danny menyebutkan bahwa setiap rotasi yang dibuat adalah untuk membentuk super tim yang dibutuhkan Kota Makassar agar tradisi inovasi dan prestasi dapat dipertahankan.

“Tradisi inovasi dan prestasi yang dimiliki Makassar harus dipertahankan. Kota membutuhkan super tim yang didukung oleh kekompakan dan penguasaan tugas,” ujar Danny Pomanto.

Danny menegaskan, pelantikan yang jugqa dihadiri Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Muh Yasir dan Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sekretariat Daerah Kota Makassar, Sittiara ini, tidak memiliki kaitan sedikitpun dengan politik.

"Sama sekali tidak ada unsur politik, jadi jangan menilai pelantikan sebagai hal negatif. Ini murni untuk memperbaiki dan mengekfektifkan kembali kinerja pemerintahan, utamanya kekompakan tim yang sedikit memudar dalam beberapa bulan terakhir," pungkasnya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus