Presiden Jokowi Pastikan Persiapan Asian Games 2018 Rampung

Comments 44 Views Views


Presiden Jokowi Pastikan Persiapan Asian Games 2018 Rampung

SIPerubahan - Presiden RI Joko Widodo memastikan persiapan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang rampung dalam dua pekan atau pada akhir Juli.

Kepastian itu disampaikan Jokowi saat meninjau persiapan Asian Games di Palembang, Jumat (12/7/2018), baik infrastruktur pendukung yakni Light Rail Transit (LRT) maupun berbagai venue yang ada di Jakabaring Sport City (JSC). "[Persiapan] Asian Games dalam dua pekan ini rampung," tegasnya.

Masih dari penjelasan Jokowi, persiapan yang belum selesai bukan yang penting melainkan infrastruktur pendukung saja. "Ini (yang belum selesai) memang bukan infrastruktur fisik yang sangat vital tapi tetap dalam 1--2 pekan ini sudah harus 100 persen," tuturnya kembali.

Kepala Negara pun mencontohkan saat meninjau kondisi jalan di Kota Palembang, dirinya melihat sejumlah ruas yang masih perlu diaspal. Maka, dirinya memberi perintah ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta kontraktor setempat untuk segera menyelesaikan ruas jalan itu sampai akhir Juli 2018.

Persiapan Bandara Soetta

Terpisah PT Angkasa Pura II (Persero) terus mematangkan persiapan menjelang perhelatan Asian Games 2018 mengingat Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandar udara yang akan menjadi tempat landing semua maskapai negara-negara yang membawa para atlet dan ofisial.

"Beberapa hari ini kita mulai on fire kegiatan aktivitas di lapangan. Terkait keamanan, misalnya, dalam waktu dekat akan ada MoU untuk menambah personel di Bandara Soekarno-Hatta," demikian kata Senior Vice President of Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) Agus Haryadi, Kamis (13/7/2018).

Selain itu, kesiapan infrastruktur dan fasilitas, seperti posko utama yang akan digunakan Inasgoc juga turut dipersiapkan. Dia mengatakan segala bentuk persiapan ini harus diperhitungkan guna memberi rasa aman dan nyaman untuk para kontingen.

"Ini penting karena untuk memberikan kesan pertama. Saya kira ini wajar karena saat kita ke luar negeri juga kesan pertama yang dilihat adalah bandara," katanya.

Menurut Agus, kondisi saat ini di Bandara Soekarno-Hatta cukup padat, bahkan sudah mendekati kapasitas maksimum. Termasuk apron yang harus diantisipasi sesaat menjelang kedatangan maskapai para kontingen. Lanjutnya, hampir ke-45 negara yang ikut serta dalam ajang tersebut akan datang dengan pesawat reguler. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, kontingen Tiongkok mengajukan diri untuk menggunakan pesawat carter.

"Untuk slot pesawat, dari informasi yang sudah masuk kepada kami, baru satu yang mengajukan penambahan carter yaitu Tiongkok. Jadi, selain China, umumnya akan datang dengan penerbangan reguler," ungkapnya.

Di samping itu, perhatian lain yang disorotinya yaitu terkait handling bagasi. Barang-barang para kontingen nantinya akan dipisahkan secara khusus dengan penumpang reguler. Termasuk juga menyediakan konter imigrasi khusus delegasi Asian Games.

"Isu yang kritikal ini adalah soal handling bagasi. Kita harapkan maskapai dalam hal ini ground halling sudah bisa memisahkan barang atlet dan penumpang reguler. Kita ingin memisahkan secara khusus dengan penumpang umum," katanya.

Kendati ada perlakuan khusus, pihaknya menekankan akan tetap melayani penumpang lain seperti biasanya agar tidak mengganggu aktivitas bandara. "Namun yang penting kita sampaikan, kegiatan ini yang kita tahu adalah kegiatan yang bonafit bagi Indonesia dan jarang kita peroleh kesempatannya. Namun, jangan sampai mengganggu kepentingan umum di airport. Itu arahan dari Komite Olahraga Asia (AOC)," tutupnya. (Dbs)

Post a Comments
blog comments powered by Disqus