Sesar Sumatera Bergeser, Kota Bukittinggi Diguncang Gempa 4 SR

Comments 36 Views Views


Sesar Sumatera Bergeser, Kota Bukittinggi Diguncang Gempa 4 SR

SIPerubahan - Gempa dengan kekuatan 4,0 Skala Richter mengguncang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Guncangan gempa dirasakan dan membuat terkejut masyarakat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, gempa terjadi pada Selasa (17/07/2018) pagi, sekitar pukul 07.02 WIB.

Berdasarkan hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang, pusat gempa bumi ini berada di darat pada titik koordinat 0,23 Lintang Selatan dan 100.37 Bujur Timur, sekitar 08 kilometer Utara BUkittinggi, pada kedalaman hiposenter 7 kilometer.

"Laporan dari masyarakat goncangan tersebut dirasakan di Bukittinggi IV MMI, Padangpanjang III MMI, Payakumbuh II MMI atau II Skala Intensitas Gempabumi BMKG (SIG-BMKG)," demikian kata Pelaksana Tugas Kepala Seksi Geofisika BMKG Padangpanjang, Fajar Dwi Prasetyo.

Menurut keterangan Fajar, bila diperhatikan letak sumber gempa bumi itu dengan kedalaman hiposenter yang dangkal ini mencirikan sebagai aktivitas Sesar Sumatera, khususnya pada Segmen Sianok.

Sekadar informasi, segmen sianok merupakan sesar yang memanjang dari sisi timur Danau Singkarak melewati sisi barat daya Gunung Marapi hingga Ngarai Sianok, panjang segmen ini sekitar 90 kilometer.

Gempa terbesar pernah tercatat pada tanggal 4 Agustus 1926 sebesar 6,8 SR, dengan pusat hancuran antara Bukittinggi dan Danau Singkarak, data terbaru mencatat bahwa 6 Maret 2007 terjadi dua kali gempa bumi dengan magnitude 6.4 SR dan 6.3 SR  dan juga gempa bumi merusak pada segmen ini yang mengakibatkan kerusakan di Batusangkar, Padang Panjang dan Solok.

"Segmen Sianok mempunyai kecepatan pergeseran 23 milimeter per tahun dengan tipe pergeseran strike-slip (mendatar)," terang Fajar.

Mengingat potensi kegempaan masih dapat terjadi, Fajar pun mengimbau kepada masyarakat khususnya di sekitar Bukittinggi untuk dapat tetap tenang dan selalu meningkatkan. "Warga diimbau tetap tenang, tetap meningkatkan kewaspadaan. karena, gempa bumi setiap saat bisa terjadi," katanya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus