Hebat! Bocah 12 Tahun Ini Diterima di Kampus S2, Ini Kisahnya

Comments 28 Views Views


Hebat! Bocah 12 Tahun Ini Diterima di Kampus S2, Ini Kisahnya

SIPerubahan - Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Carlos Santamaria Diaz menjadi pusat perhatian masyarakat Meksiko dan warga dunia. Ya, anak laki-laki asal distrik Guadalajara ini baru saja diterima di kampus Mexico's National Autonomous University di Mexico City, jurusan Fisika Biomedik pada awal Agustus lalu.

Tak tanggung, Carlos menempuh pendidikan master (atau S2-nya) di Universitas tersebut. Namun demikian, ia paling tak suka jika disebut sebagai orang yang jenius.

"Saya tak suka menggunakan kata tersebut (jenius)," tutur Carlos ketika ada yang mengungkapkan perihal kelebihan dirinya.

Saat masih berusia dini, nampaknya Carlos merupakan tipe anak yang sangat bosan dengan pelajaran di sekolah. Ketika ia bisa mengoperasikan komputer dan internet, rupanya ia lebih suka belajar online. Pelajaran Fisika dan Kalkulus sangat disukainya.

Memasuki usia sembilan tahun Carlos mengikuti program diploma di Mexico's National Autonomous University untuk jurusan kimia analis, biokimia dan biologi. Setelah lulus, Carlon pun menjalani tes untuk bisa berkuliah Magister (S2).

Hasil ujiannya tak disangka, skornya mencapai 105, di mana skor paling tinggi adalah 109. Bocah polos itu pun diterima untuk berkuliah bersama mahasiswa lain yang usianya jauh di atasnya.

"Baru 'setengah' mimpi yang ingin aku capai. Seperti baru saja menyelesaikan sekolah SMP atau SMA, saya merasa sangat senang menyelesaikan tes tersebut," ungkap Carlos.

Ayah dari Carlos, Fabian Santamaria mengungkap, bahwa putranya harus menyelesaikan soal yang sama seperti yang diberikan pada calon mahasiswa S2 lainnya. Tak ada bahasa atau tulisan yang diubah. Karena memang soal tak ada yang dibuat khusus untuk anak seusia Carlos.

Selama ini Carlos juga banyak belajar dari institusi pendidikan lain. Termasuk mengambil kursus online. Ia juga sudah terlibat dan menyelesaikan sederet proyek penelitian bertema biokimia seperti rekonstruksi sel dan penyembuhan penyakit.

Jurusan Fisiko Biomedik juga merupakan pilihan Carlos sendiri. Ia menerangkan kalau kerap kali mengalami kesulitan layaknya para mahasiswa yang sedang belajar, tapi hal itu tak membuatnya mundur.

"Belajar yang keras, jangan pernah mengatakan 'ini tak bisa diselesaikan' atau 'aku akan kembali ke sekolah SD' karena selalu ada jalan untuk menyelesaikan semuanya," tandas Carlos. (Sumber: Daily Mail).

Post a Comments
blog comments powered by Disqus