Reklamasi Kota Makassar Ingin Dipelajari Wali Kota Ambon

Comments 162 Views Views


Reklamasi Kota Makassar Ingin Dipelajari Wali Kota Ambon

SIPerubahan - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy  kembali bertandang ke kota Makassar Sulawesi Selatan. Kali ini kunjungannya guna melakukan studi banding tentang berbagai hal terkait perkembangan program inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Richard bersama 80 orang rombongannya yang terdiri dari Wakil Wali Kota Ambon Sekkot Ambon; Ketua dan Wakil Ketua DPRD Ambon; 9 Ketua Fraksi Kota Ambon; semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Ambon; serta seluruh camat dan lurah. Total 80 orang diterima langsung Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, di Ruang Sipakalebbi, Senin (10/09/2018).

Menurut Richard, dirinya sengaja memboyong seluruh  perangkat Pemkot Ambon, agar jajaran SKPD  yang ikut bersamanya bisa termotivasi dan lebih mendalami lagi konsep Sombere' dan  Smart City serta berbagai program Inovasi Makassar.

"Ambon adalah Kota yang sedang-sedang saja yang terletak di ujung timur Indonesia. Kami kesini karena melihat apa yang dikerjakan Pak Danny lewat tangan dinginnya mampu mengubah Kota Makassar menjadi maju seperti ini. Ini juga untuk kepentingan Kota Ambon sendiri," ucap Richard.

Secara rinci, pihaknya sangat ingin menerapkan konsep smart city melalui bagaimana pengelolaan sampah, kekompakan ASN Kota Makassar dengan semua lapisan hingga ke masyarakat serta perencanaan yang tertata rapi.

"Kita berbicara soal masa depan kota dan saya harus berbicara jujur. Harus kita belajar banyak dari Kota Makassar karena sudah teruji. Semua sektor kita akan kita pelajari. Jadi nanti para SKPD dan DPRD kami akan tindaklanjuti apa-apa yang cocok untuk kita aplikasikan di Kota Ambon," ujarnya. Ia juga akan mempelajari bagaimana sistem reklamasi Kota Makassar berjalan dengan baik.

Paska penerimaan di Ruang Sipakalebbi, Danny mengajak Richard meninjau berbagai aktivitas kota Makassar melalui CCTV War Room Makassar. Di tempat ini, Danny menunjukkan suasana relokasi pedagang pasar sentral, aktivitas di bank sampah pusat, lokasi Kanrerong, Karebosi.

"Intinya kita ingin saling menguatkan. Kita sama-sama berada di Timur Indonesia jadi kalau Makassar kuat, Ambon juga harus kuat. Dan saya membuka diri dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh Pemkot Ambon," jelasnya.

Setelah meninjau War Room, para rombongan pun diarahkan untuk menikmati makan siang khas Kota Makassar yang dilanjutkan dengan peninjauan reklamasi di Center Point of Indonesia (CPI).

Post a Comments
blog comments powered by Disqus