Kutukan Pun Terjadi, Timnas Jerman Dipermalukan Meksiko

Comments 40 Views Views


Kutukan Pun Terjadi, Timnas Jerman Dipermalukan Meksiko

SIPerubahan - Tim besutan Joachim Low di tahun 2018 ini tak banyak melakukan perombakan skuat, dari materi pemain empat tahun lalu di mana mereka keluar sebagai juara dunia di Brasil pada 2014 silam. Hanya terdapat sedikit bongkar pasang, seperti tidak dipanggilnya Mario Gotze dan dicoretnya Leroy Sane, serta masuknya Marco Reus dan Ilkay Gundogan.

Walaupun tidak banyak mengalami perubahan dan memiliki materi pemain yang berkualitas, Timnas Jerman sepertinya harus hati-hati karena nasib buruk seringkali menaungi juara bertahan.

Ya, kutukan itu terbukti.  Jerman kalah tipis 0-1 dari Meksiko pada pertandingan pertama Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Minggu (17/06/2018) malam waktu setempat. Gol Hirving Lozano (35') menjadi penyebab juara dunia 2014 itu takluk.

Dalam laga ini, Jerman sebenarnya tampil mendominasi sekitar 50 persen lebih. Dari segi peluang Jerman punya 17 kali percobaan, dengan delapan di antaranya tepat sasaran.

Meksiko pun tampil cukup berani dengan meladeni permainan terbuka dari Jerman melalui serangan balik cepatnya. Hasilnya, pada menit ke-35, Jerman yang terlalu asyik menyerang dikejutkan serangan balik Meksiko.

Melalui skema serangan balik, Hirving Lozano yang menerima umpan Javier Hernandez berhasil mengelabui Joshua Kimmich. Dia lalu menaklukkan Manuel Neuer dengan tembakan kaki kanannya. Skor 1-0 untuk keunggulan Meksiko bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Usai laga, pelatih Timnas Jerman Joachim Loew menerangkan pasukannya tidak perlu panik atau tidak memerlukan perubahan radikal meski pertahanan timnya kembali terlihat rapuh ketika tertinggal 0-1 dari Meksiko pada pertandingan pembukaan.

Jerman memperlihatkan begitu banyak kesalahan sebagaimana yang dilakukan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir. Dan Meksiko tentu saja boleh berbangga mampu menuntaskan pekerjaan rumahnya ketika mereka kembali mengeksploitasi sang lawan dan semestinya dapat mencetak lebih banyak gol.

"Di babak pertama kami bermain sangat buruk. Kami tidak mampu menerapkan cara bermain kami yang biasanya," ungkap Loew dalam konferensi pers.

"Kami tidak akan terpecah sekarang dan menjadi tanpa kepala dan melakukan sesuatu yang berbeda. Tidak perlu panik hanya karena kami kalah dalam satu pertandingan,” tandas Loew melanjutkan.

(Sumber: Miror/ Reuters)

Post a Comments
blog comments powered by Disqus