Hasil Survei Charta Politika, Elektabilitas Joko Widodo Kuat

Comments 29 Views Views


Hasil Survei Charta Politika, Elektabilitas Joko Widodo Kuat

SIPerubahan - Charta Politika merilis hasil survei terbarunya terkait elektabilitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hasil survei menunjukkan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) masih kuat ketimbang kandidat lain, termasuk Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hasilnya dua nama masih tetap mendominasi yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Nama Gatot Nurmantyo secara mengejutkan mampu menyalib nama Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY).

“Empat wilayah yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur merupakan kunci perolehan suara. Dari empat wilayah tersebut, nama Jokowi dan Prabowo masih mendominasi,” tutur Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, di Jakarta, Rabu (06/06/2018) kemarin.

Walaupun Prabowo unggul dengan 28,5 persen. Namun di Jabar, Jateng dan Jatim, Jokowi mendominasi. Sementara di Jabar, Jokowi unggul dengan 38,8 persen. Kemudian disusul Prabowo Subianto dan Gatot Nurmantyo.

Di Jateng, nama Jokowi kembali unggul. Di wilayah ini, Jokowi memperoleh suara di atas 50 persen. Sedangkan di Jatim, Jokowi juga kembali unggul dengan 47,7 persen. Kemudian kembali disusul Prabowo Subianto dengan 24,5 persen.

Pengumpulan data dilakukan pada 23-29 Mei 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel di masing-masing wilayah antara lain Banten = 800 responden (MoE  = 3,46 persen), Jawa Barat = 1200 responden (MoE = 2,83 persen), Jawa Tengah = 1200 responden (MoE = 2,83 persen), dan Jawa Timur = 1200 responden (MoE = 2,83 persen).

Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) di tingkat kepercayaan 95 persen. Simulasi dilakukan dengan pertanyaan terbuka. Pertanyaan yang diajukan yaitu “jika pemilu presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan Bapak/Ibu pilih sebagai presiden?”.

 

Post a Comments
blog comments powered by Disqus