95 Kiai Ajukan Cak Imin Sebagai Cawapres Jokowi

Comments 38 Views Views


95 Kiai Ajukan Cak Imin Sebagai Cawapres Jokowi

SIPerubahan - Beberapa alim ulama dari sejumlah wilayah di Tanah Air, mendukung Ketua Umum Partai Kebangsaan Indonesia (PKB) Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin menjadi cawapres Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan para alim ulama yang merupakan perwakilan wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogjakarta, dan Banten setelah pertemuan di kantor PBNU, belum lama ini.

Sebanyak 95 kiai meminta PBNU mengajukan Cak Imin sebagai calon wakil presiden Jokowi saat menemui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Kantor PBNU Jakarta.

“Aspirasi yang disampaikan oleh para kiai bahwa para kiai sepakat untuk mendukung pencalonan Cak Imin sebagai cawapres bersama pak Jokowi,” ujar Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar dalam siaran pers usai mengadakan pertemuan tertutup dengan para kiai se-Indonesia di Kantor PBNU, Jakarta.

KH Anwar mengungkapkan, akan menindaklanjuti aspirasi dari para alim ulama ini untuk dimusyawarahkan dengan PBNU, sehingga menjadi bagian aspirasi warga NU.

"Para kiai dan PBNU menyepakati kalimatin wahidah wa shaffin wahidah (satu bahasa dan satu barisan) mendukung dan mengawal Cak Imin menjadi cawapres," tutur Kiai Anwar.

Menurutnya, terdapat kesempatan emas untuk membangun dan membesarkan NU apabila Muhaimin Iskandar menjadi cawapres pasangan Jokowi.

Kiai Anwar berharap Kiai Said Aqil meneruskan aspirasi tersebut, yang disebutnya sebagai aspirasi warga dan jemaah NU seluruh Nusantara, kepada Jokowi.

Selanjutnya, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faisal menuturkan, sejumlah kiai yang hadir dalam forum ini rata-rata memiliki pesantren yang sangat besar, dan sangat berpengaruh di masing-masing daerahnya.

Kiai yang hadir dalam pertemuan itu salah satunya, Kiai Agoes Ali Masyhuri dari Jawa Timur, Abuya Muhtadi Dimyati dari Cidahu, Banten; KH Subhan Makmun dari Brebes.

“Tentunya aspirasi yang disampaikan malam ini merupakan bagian penting dalam perhelatan demokrasi ke depan,” ujar Helmy.

Sementara itu, Cak Imin justru berharap aspirasi para kiai dapat ditindaklanjuti dan diterima oleh Jokowi. “Untuk itu kita harapkan tentunya melalui forum yang nanti tepat secepat-cepatnya ini akan disampaikan dan tentu dengan harapan bahwa apa yang menjadi harapan para kiai ini akan diterima secara baik sama pak Jokowi,” tutupnya.

Dengarkan Masukan Kiai

Terpisah, sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menerangkan Presiden Jokowi mendengarkan masukan kiai yang meminta PBNU mengajukan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden.

"Ya, kalau kita lihat rekomendasi, kan merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian aspirasi. Kami meyakini Pak Jokowi akan mendengarkan masukan-masukan tersebut," ujarnya di Jakarta.

Jokowi sendiri dinilai Hasto, mendengarkan semua pihak, sehingga ketika mengeluarkan keputusan sudah melalui perenungan yang mendalam, pertimbangan matang dan memperhatikan seluruh masukan-masukan yang diterima.

Hasto yakin seluruh ketua umum partai sepakat pada pilihan pasangan calon wakil presiden pasangan Jokowi karena pemilihan calon dilakukan dengan transparan dan jelas. Karena itu, siapa pun nanti yang diputuskan Jokowi, tidak hanya dilihat figurnya, lanjut Hasto, tetapi sebagai konfigurasi kekuasaan ke depan untuk mengelola negara.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus