Pengamat: Jokowi Lebih Suka Gandeng Kader NU Sebagai Cawapres

Comments 32 Views Views


Pengamat: Jokowi Lebih Suka Gandeng Kader NU Sebagai Cawapres

SIPerubahan - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Faisal Riza mennjelaskan, Joko Widodo akan lebih cenderung menggandeng kader Nahdlatul Ulama (NU) sebagai cawapresnya.

"Ya (cenderung ke kader NU, red), ini untuk melegitimasi kepemimpinannya yang dikesankan ramah terhadap poros Islam," tutur Riza, Kamis (09/08/2018).

Alasan kuat lain Jokowi akan memilih kader NU, Masih dari penjelasan Riza, karena ormas tersebut dinilai mampu mendongkrak suara yang besar. "NU juga membantu mengatrol suara Islam di Jawa, Kalimantan dan Sulawesi," ujarnya.

Berikutnya Riza menilai, ada dua kader NU yang menguat menjadi kandidat cawapres. Yaitu, Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD. Walaupun Jokowi masih menimbang gejolak politik yang mungkin muncul jika buru-buru diputuskan.

Persoalan lain yang belakangan muncul, perang klaim siapa yang paling NU di antara kedua kader tersebut. Mahfud dinilai lebih terbuka lantaran tidak memunculkan konflik kepentingan di antara parpol pendukung. "Tetapi dia menghadapi problem internal di NU," ujar Riza.

Sedangkan, figur Muhaimin yaitu representasi PKB. Muhaimin dianggap sudah bekerja keras mendukung pemerintahan Jokowi terutama pada masa krisis yang datang dari oposisi. "Namun, mungkin bisa membuat cemburu partai pendukung lainnya," tutup Riza.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus