Sisi Lain Kota Jepara dan Variasi Wisata Mudiknya

Comments 40 Views Views


Sisi Lain Kota Jepara dan Variasi Wisata Mudiknya

SIPerubahan - Sudah ada rencanakah kalian untuk mudik?, kalau belum, rencanakanlah, karena kegiatan ini selain sudah menjadi tradisi juga sudah menjadi semacam life style lho.

Percaya tidak percaya, bagi kamu yang tidak mudik di momen lebaran, bisa dibilang cupu sama teman-teman kamu lho hehe. Anyway, terlepas dari itu semua, memang kalau membicarakan momen yang membahagiakan itu sudah tidak ada habisnya.

So, biar tambah gurih seperti masakan yang maknyus, bagi kalian yang kampung halamannya di Jepara, bisa mencoba beberapa variasi wisata mudik sembari menikmati sisi lain kota Jepara.

Iya, Kota Jepara memang dikenal sebagai Kota Ukir, tapi dibalik Kota Ukirnya tenyata Jepara memiliki daya tawar variasi wisata mudik yang bisa dibilang recomended banget dan tentunya instagenic, mulai dari pantai, tempat bersejarah dan tentunya ragam wisata kulinernya. Bahagia dengan wisatanya dan tentu terkenang di sosial medianya hehe ..

Sebagai referensi kamu, berikut ada beberapa destinasi wisata mudik yang ditawarkan oleh Kota Jepara yang tentu bisa membuat penat di kepala hilang berubah menjadi kebahagiaan hehe. Tapi agar lebih seru, jangan dinikmati sendiri melainkan ajak keluarga, Terpenting jangan menyendiri ya, karena masih banyak cara untuk bahagia hehe. Yuk intip di bawah ini!

Pantai Karimun Jawa

Wisata ini menjadi andalan Jepara dalam menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Pantai yang berada di laut Jawa ini berjarak sekitar 83 kilometer dari pelabuhan Pantai Kartini.

Untuk bisa sampai kesana waktu yang ditempuh berkisar sekitar 3-4 Jam menggunakan kapal feri. Berbagai variasi wisata alam disuguhkan di Pantai Karimun Jawa. Mulai dari pesona pantai, keindahan bawah laut (snorkeling), perbukitan hingga taman mangrove.

Terasa kurang afdol bila kesana tidak sekalian menginap dan mencicipi semua wisata alam di pulai eksotis ini.  Tak kalah penting juga mencicipi wisata kulinernya, di sana ada satu wisata kuliner yang enak dan dahsyat menjadi andalan warga setempat namanya Lontong Krubyuk.

Pantai Kartini

Pantai yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kantor Bupati Jepara ini, termasuk kedalam pantai yang harus dikunjunggi. Tidak lengkap juga kalau kita sudah berkunjung ke kota kelahiran R.A. Kartini tapi belum mampir ke pantai ini.

Wisata ini selain memberikan keindahan pesona pantainya, juga memberikan wahana bermain yang asyik juga buat anak-anak. Jadi yang sudah punya keluarga, seru juga untuk mengajak keluarga datang bersama ke pantai ini.

Pantai Bandengan

Nah pantai yang satu ini, lebih tepatnya bisa digunakan sebagai destinasi tamasya bersama keluarga dengan sudah mempersiapkan perlengkapan makan minum dan tentunya tikar.

Tapi tak usah khawatir kalau lupa membawa tikar, banyak jasa peminjaman tikar yang ada di sekitar pantai dan bisa disewa sepuasnya dengan harga mulai hanya 5 - 10 K. Pantai ini memang menjadi destinasi wisata keluarga banget, yang orang tua bisa lesehan di pinggir pantai sambil tetap bisa memperhatikan anak-anaknya bermain di pantai, seru bukan hehe ..

Museum R.A. Kartini

Museum ini berada di jalan Alun-Alun No. 01 Panggang, Kecamatan Jepara, tepatnya di sekitar Alun-Alun Kantor Bupati Jepara. Musium ini didedikasikan kepada R.A Kartini atas kerja kerasnya dalam memperjuangkan emansipasi wanita. Didalam musium ada empat bagian atau ruang penting.

Ruang pertama berisi benda peninggalan sejarah R.A Kartini dan sang kakak Sosro Kartono. Ruang kedua merupakan tempat khusus untuk memajang peninggalan dari Sosro Kartono. Ruang ketiga pengunjung dapat meilhat benda-benda kerajinan bersejarah di sekitar Kabupaten Jepara.

Di ruang keempat, tersimpan dengan rapi tulang belulang dari ikan Joko Tua yang konon merupakan ikan jenis paus gajah yang ditemukan di perairan sekitar Karimun Jawa. Libur mudikmu semakin berwawasan kalau kamu sempatkan juga berkunjung ke tempat wisata bersejarah ini guys hehe ...

Museum Ukir Nusantara

Kalau kopi itu pahit tapi dengan ditambah gula akan manis. Nah manisnya liburan mudikmu akan terasa manakala dirimu sudah berwisata ke salah satu kearifan lokal kota Jepara. Iya, kearifan lokal mana lagi kalau tidak mengenai ukiran Jepara.

Ada tempat yang tersohor yang paling pas dikunjunggi yakni Museum Ukir Nusantara. Selain ukiran Jepara yang bisa menyamankan mata kita memandang, ada banyak juga barang peninggalan zaman Hindia Belanda di muesum tersebut. Museum ini terletak di Jalan Kartini No. 40 Panggang, Kecamatan Jepara. So, jangan tidak mampir ya, penting banget pokoknya hahaha ...

Bakso Bambu Runcing dan Horok-Horok

Setelah capek-capek wisata ke pantai dan musium, saatnya untuk berwisata kuliner mengisi perut agar tak berbunyi klutuk-klutuk wkwkwk. Di Jepara ada makanan bakso khas yang bentuknya kayu bambu runcing dan kalau makan harus dipadukan dengan horok-horok.

Kurang nikmat pokoknya kalau makan hanya bakso saja, apalagi hanya horok-horok saja. Jadi harus dipadukan agar berkolaborasi. Jadi, horok-horok itu makanan ringan yang terbuat dari tepung pohon aren, bentuknya kayak butiran busa tapi kenyal dan rasanya asin.

Haduh jangan dibanyangin, dicari terus dimakan saja ya guys. Horok-horok juga bisa disantap dengan diinovasikan dengan makanan yang lainnya, seperti pecel, sup pindang, gado-gado dan lain-lain hehe ....

Begitulah rekomendasi yang bisa kami tawarkan jika kamu adalah pemudik berasal dari kampung Jepara atau dari kampung lain yang mau mampir ke Jepara.

Terlepas dari itu semua yang terpenting adalah menciptakan nuansa bahagia, karena bahagia itu bukan dicari tapi diciptakan, sekian terima kasih.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus