LPDB-KUMKM Salurkan Dana Bergulir dengan Pola Baru

Comments 17 Views Views


LPDB-KUMKM Salurkan Dana Bergulir dengan Pola Baru

SIPerubahan - Lembaga Pengelola Dana Bergulir - Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB- KUMKM) mulai menyalurkan dana bergulir dengan pola baru yang melibatkan lembaga penjaminan (Jamkrindo dan Jamkrida) sebagai pihak yang pertama menganalisa kelayakan proposal.

"Ini jawaban dari berbagai pertanyaan selama ini, bagaimana sebenarnya paradigma baru yang dibangun dimana kami membangun kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi didukung dinas kab/kota, Jamkrindo dan Jamkrida," terang Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo, dalam Rakor  Pengalihan Dana Bergulir Serta Sosialisasi dan Bimtek Program Inklusif LPDB -KUMKM tahun 2018, di Surabaya, belum lama ini. 

Dalam kesempatan itu, Braman Setyo menyerahkan secara simbolis dana bergulir kepada dua mitra dengan total Rp13,5 M. “Ini menjawab ada sorotan masyarakat bahwa kita lamban dalam menyalurkan. Saya kira kita tidak lamban, kita lagi proses semuanya ini. Regulasi yang kita bangun sekarang adalah bentuk penyederhanaan dari persyaratan yang lalu,” tegas Braman.

Acara itu juga dihadiri Dirut Bank Jatim Suroso, Kadinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Maspurnomo Hadi,  Sekretaris Deputi Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Halomoan Tamba, Direksi LPDB KUMKM dan 300 peserta dari dinas koperasi dan UKM Selindo, 45 koperasi dari lima kota di Jatim.

Braman Setyo menegaskan, penyaluran dana bergulir kepada dua mitra itu menjadi awal dimulainya akselerasi/percepatan pencapaian penyaluran 2018, di mana ditargetkan sebesar Rp 1,2 triliun. 

"Kami optimis pada semester I 2018, sudah bisa tersalurkan 50 persen dari target,  bahkan mungkin sampai akhir tahun bisa melebihi target karena banyaknya permintaan masuk," katanya lagi. 

Walaupun banyak permintaan, tapi LPDB KUMKM tidak akan gegabah menyalurkan dana itu, hanya untuk sekedar mencapai target. "Yang lebih penting adalah kolaborasi sistem yang dibangun bersama ini harus ditaati," tegasnya.

Braman juga menargetkan agar penyaluran dana LPDB KUMKM ini bisa merata di seluruh Indonesia. "Selama ini 70 persen dana tersalur berkutat di Jawa. Karena itu perlu ada pemerataan dengan harapan dana yang berasal dari APBN ini bisa dinikmati semua wilayah, dan tetap harus diingat dana ini bukanlah  charity atau bansos, karena ini dana dari pajak rakyat dan harus dikembalikan ke negara," tuturnya menutup pembicaraan.


 

Post a Comments
blog comments powered by Disqus