Airlangga Hartarto Apresiasi Karya Mantan Napi

Comments 12 Views Views


Airlangga Hartarto Apresiasi Karya Mantan Napi

SIPerubahan - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri pameran berbagai produk hasil karya narapidana yang dipamerkan di Aula Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Event kerajinan ini dihelat dari Selasa (03/04/2018) hingga Jumat (06/04/2018). Airlangga pun antusias dengan berkeliling berbagai stand.

Meski begitu, pameran itu tak hanya menampilkan produk-produk hasil karya narapidana saja. Namun juga di sana juga ada mantan narapidana yang unjuk kebolehan. Salah satunya yaitu para barista yang meracik kopi terbaik di Tanah Air.

Menariknya, Menteri Airlangga juga ikut menyeruput kopi hasil karya barista yang merupakan mantan narapidana. "Tadi saya coba kopi Toraja. Kopinya sangat enak," kata Airlangga, Selasa (03/04/2018).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia memang menggelar berbagai pelatihan untuk para narapidana. Salah satunya yakni, pelatihan barista atau peracik kopi. Menurut Airlangga, kreativitas para mantan narapidana ini sangat luar biasa. Produk mereka sudah layak untuk dipasarkan di dalam maupun luar negeri.

Di tempat yang sama, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly mengungkapkan, sudah banyak produk dari lapas yang berhasil dipromosikan ke pasar domestik maupun luar negeri. Misalnya, di Eropa hingga Korea Selatan. Tak hanya itu tetapi juga hadir di Trade Expo Indonesia (TEI).

Yasona melanjutkan, program pembinaan bagi para penghuni lapas untuk menciptakan berbagai produk bernilai jual itu bisa membuat para narapidana menjadi mandiri secara ekonomi. Adapun berbagai barang yang telah diciptakan oleh narapidana binaan tersebut antara lain produk mebel, kerajinan tangan, kain canting batik, bola kaki, sarung tangan softball, hingga sandal lodge.

"Kami sudah ekspor mebel, bola kaki dan sarung tangan softball. Kalau mebel, itu ada yang ke Eropa, Korea Selatan dan Jepang," pungkas Yasona.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus