Airlangga Hartarto: Regulasi LCEV Harus Segera Dirampungkan

Comments 30 Views Views


Airlangga Hartarto: Regulasi LCEV Harus Segera Dirampungkan

SIPerubahan - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berkunjung ke Fraunhofer Gesellschaft di Munich, Jerman, terkait persiapan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang tak kunjung selesai.

Kunjungan ini sebagai langkah sekaligus bagian dari upaya pemerintah menerapkan peta jalan Industri 4.0 di Indonesia. Indonesia sudah sepatutnya bisa membangun industri manufaktur nasional yang berdaya saing global dengan menerapkan berbagai standar keberlanjutan.

Untuk itu, diperlukan penggunaan teknologi terkini, khususnya yang berkonsep terhadap ramah lingkungan.

“Oleh karenanya, kami akan mengunjungi Fraunhofer, yaitu lembaga riset yang ada di Jerman. Lembaga riset Jerman ini sedang mengembangkan satu jenis algae yang bisa mengkonversi palm oil mill effluent (POME) menjadi gasoline. Itu beberapa riset yang nanti kami lihat,” tutur Airlangga, hari ini Rabu (02/05/2018) waktu setempat.

Menurut Airlangga,  temuan itu dinilai bisa menekan emisi gas buang kendaraan dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).

Tentunya, hal tersebut seiring dengan program yang telah diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Yakni low carbon emission vehicle (LCEV) untuk mendorong industri otomotif di Tanah Air memproduksi kendaraan ramah lingkungan.

“Riset terhadap biofuel ini harus dilakukan, karena Indonesia merupakan salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Kita juga punya rumput laut. Keduanya sedang dilakukan riset, dan pemerintah siap memberikan insentif,” katanya lagi menutup pembicaraan.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus