OJK Tetapkan Jumlah Bank Berdampak Sistemik

Comments 41 Views Views


OJK Tetapkan Jumlah Bank Berdampak Sistemik

SIPerubahan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan jumlah bank yang berdampak sistemik meningkat menjadi 15 bank per April 2018 dan semuanya dinyatakan dalam kondisi sehat serta aman.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo memaparkan, penetapan bank berdampak sistemik adalah amanat UUPPKSK. Adapun, bank yang masuk dalam daftar itu merupakan bank yang dengan ukuran tertentu. Diantaranya, peningkatan total aset, jumlah kredit dan/atau Dana Pihak Ketiga (DPK), dan aspek risiko lainnya.

"Bank ini wajib membuat recovery plan yang dikenal dengan istilah bail-in. Pemilik dan manajemen memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan usaha dari bank. Sehingga hal ini menghindarkan sejauh mungkin penggunaan dana publik," ujarnya lewat keterangan tertulis, Jumat (04/05/2018).

Saat ini, bank-bank yang tercantum sebagai bank sistemik yaitu bank yang bisa berkontribusi dalam perekonomian nasional. Penilaian bank sistemik ini dilakukan oleh OJK berkoordinasi dengan Bank Indonesia.

OJK pun menetapkan jumlah bank berdampak sistemik setiap April dan September. Berikut data rilis bank sistemik sejak diterbitkannya UU PPKSK:

1. Maret 2016 sebanyak 12 bank

2. September 2016 sebanyak 12 bank

3. Maret 2017 sebanyak 12 bank

4. September 2017 sebanyak 11 bank

5. April 2018 sebanyak 15 bank

Selanjutnya, Anto menyatakan kondisi Industri perbankan secara keseluruhan, termasuk kelima belas bank tersebut dalam kondisi sehat dan aman.

Sementara itu, terkait volatilitas index harga saham yang terjadi di Indonesia, OJK menyebutkan akan masih terus memonitor dampak eksternal.

Sekadar informasi, bank-bank yang masuk dalam kategori sistemik wajib membuat rencana aksi pemulihan, termasuk yang berkenaan sumber dari dana talangan dari dalam, agar sewaktu-waktu menghadapi potensi atau kondisi krisis keuangan, penyelamatannya tidak sampai menggunakan dana dari pemerintah atau milik publik.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus