BPS Catat Kemajuan Ekonomi Indonesia di Triwulan I 2018

Comments 52 Views Views


BPS Catat Kemajuan Ekonomi Indonesia di Triwulan I 2018

SIPerubahan - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menerangkan,  perekonomian Indonesia di triwulan I-2018 sebesar 5,06 persen di mana tumbuh lebih menjanjikan ketimbang periode sama pada 2017 yang hanya tercatat 5,01 persen.

"Ini sangat menjanjikan karena lebih tinggi dari triwulan satu 2017 sebesar 5,01 persen," tutur Suhariyanto, di Jakarta, Senin (07/05/2018).

Suhariyanto melanjutkan, pertumbuhan triwulan I-2018 ini juga lebih baik dari periode sama 2016 yang hanya tumbuh sebesar 4,94 persen dan 2015 sebesar 4,83 persen.

Melihat adanya tren kenaikan angka pertumbuhan pada triwulan I ini, Suhariyanto pun berharap pertumbuhan ekonomi pada triwulan selanjutnya bisa lebih optimal.

"Kita tentunya berharap pertumbuhan akan lebih tinggi lagi karena masih ada momen yang bisa memicu pertumbuhan seperti Lebaran, Pilkada maupun Asian Games," tuturnya.

Pertumbuhan PDB tertinggi menurut lapangan usaha pada triwulan I-2018 terjadi pada sektor informasi dan komunikasi 8,69 persen, transportasi dan pergudangan 8,59 persen, jasa lainnya 8,42 persen, jasa perusahaan 8,04 persen dan konstruksi 7,35 persen.

"Konstruksi, yang menjadi penyumbang struktur PDB terbesar keempat, tumbuh menggembirakan 7,35 persen. Ini jauh lebih tinggi dari triwulan satu 2017 yang hanya tumbuh 5,96 persen," beber Suhariyanto.

Sedangkan, menurut pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2018 didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,95 persen, konsumsi LNPRT 8,09 persen, konsumsi pemerintah 2,73 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto 7,95 persen, ekspor 6,17 persen dan impor 12,75 persen.

Berikutnya, Investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto tumbuh signifikan, lantaran periode tahun lalu hanya tumbuh 4,77 persen. Penyebabnya karena mulai banyak pembangunan yang dilakukan. Ini terlihat di komponen bangunan yang tumbuh 6,16 persen serta mesin dan perlengkapan 23,72 persen.

Kemudian, struktur ekonomi Indonesia secara parsial dalam triwulan I-2018 masih didominasi oleh Jawa yang menyumbang kontribusi kepada PDB sebesar 58,67 persen, diikuti Sumatera 21,54 persen, Kalimantan 8,24 persen, Sulawesi 6,02 persen, Bali dan Nusa Tenggara 3,03 persen serta Maluku dan Papua 2,5 persen.

Lalu perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku triwulan I-2018 mencapai Rp3.505,3 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.498,4 triliun. (Sumber foto: Kompas)

Post a Comments
blog comments powered by Disqus