Film ‘Rindu Baitullah’ Bangkitkan Semangat Ibadah Haji Bagi Anak Muda

Comments 200 Views Views


 Film ‘Rindu Baitullah’ Bangkitkan Semangat Ibadah Haji Bagi Anak Muda

SIPerubahan - Film ‘Rindu Baitullah’ karya Chep Irman Idris rencana akan tayang di bioskop Indonesia pada 18 April 2018 mendatang. Film ini berdasarkan kisah nyata tentang semangat menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci itu diluncurkan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (01/04/2018) kemarin.  

Produser Nur Anwar Amin menerangkan, film ini terinspirasi dari Hana, anak buruh cuci yang bertekad menunaikan ibadah Haji meski secara ekonomi tidak mampu.  Meski begitu, seluruh pemain dalam film ini bukan dari kalangan aktor dan aktris papan atas. "Kami sengaja menampilkan akting masyarakat biasa," kata Nur Anwar. 

Boleh dikatakan film ini diangkat dari kisah nyata yang membuat penonton bisa meneteskan air mata. Ya, adalah seorang wanita bernama Hana yang mendapat doorprize Umroh di acara Wisata Haji 2000 jemaah yang diselenggarakan oleh KBIH Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi.

Hana sendiri merupakan anak dari seorang ibu yang hidup miskin, dimana profesi kesehariannya sebagai pencuci pakaian. Walau hidupnya sulit, akan tetapi tersimpan di hatinya keinginan yang sangat besar untuk bisa menunaikan ibadah umrah, berkunjung ke Baitullah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW. 

Siang malam ia selalu berdoa agar keinginannya itu bisa segera menjadi kenyataan. Dalam sebuah perjalanan secara tidak sengaja Hana melihat plang Kantor Pendaftaran Haji dan Umrah KBIH Attaqwa.

Kemudian, Hana memberanikan diri untuk mampir dan bertanya di Kantor KBIH Attaqwa tentang prosedur pendaftaran umrah. Saat dijelaskan ternyata biaya umrah cukup mahal dan sepertinya Hana tidak mampu serta nampak raut wajah Hana cukup sedih.

Berikutnya, ditawarkanlah Hana oleh staff di KBIH agar Hana ini mengikuti acara Wisata Haji 2000 jamaah dengan biaya yang jauh lebih murah Rp 165 ribu. Dengan beberapa fasilitas yang akan diperolehnya termasuk salah satunya yaitu hadiah doorprize umrah. Dan ternyata Hana pun tidak mampu untuk membayar biaya acara tersebut, sampai kemudian ada orang lain yang membiayainya. 

Di hari pelaksanaan acara itu, Hana mengikuti seluruh kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta. Tak disangka, saat pengundian pemenang doorprize umrah gratis yang berjumlah sekitar 2000 kupon jamaah, nama Hana dipanggil dan berhak mendapatkan hadiah umrah. Dari peristiwa tersebut bisa diketahui bahwa panggilan Allah SWT untuk melaksanakan haji atau umrah berlaku bagi siapapun, termasuk bagi orang tak mampu. Yuk kita nantikan filmnya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus