Kunjungi Asmat, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Pakai Motor Listrik

Comments 21 Views Views


Kunjungi Asmat, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Pakai Motor Listrik

SIPerubahan- Presiden RI Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Asmat, Papua. Begitu tiba di Kabupaten Asmat pada Kamis (12/04/2018) kemarin, Jokowi membonceng Iriana dengan motor listrik berwarna merah menuju Aula Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat yang berjarak 2,8 kilometer.

Jokowi dan Iriana menumpangi Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Jayapura menuju Kabupaten Mimika. Kemudian Presiden berganti helikopter Super Puma untuk menuju Kabupaten Asmat pada Kamis (12/04/2018).

"Biasanya setelah tiba di tempat tujuan, rangkaian kendaraan roda empat disusun untuk digunakan Presiden dan rombongan. Tapi, ada yang menarik, yakni rangkaian motor listrik digunakan Presiden dan Ibu Iriana selama mengunjungi Kabupaten Asmat," demikian rilis yang diterima, Jumat (13/4/2018).

Di sepanjang jalan, banyak warga yang menyambut kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut. Jokowi bersama Iriana yang memakai kemeja lengan panjang berwarna putih dan celana panjang berwarna gelap serta menggunakan helm berwarna putih sesekali melambaikan tangan membalas sapaan warga.

Sesampainya di aula, Jokowi dan Iriana menyaksikan langsung pemberian makanan tambahan kepada anak-anak dan ibu-ibu. Selain itu, keduanya juga berdialog dengan para ibu. Bahkan, beberapa kali, Jokowi menggendong anak-anak.

Dari aula tersebut, Jokowi dan Iriana melanjutkan perjalanan dengan motor listrik berwarna merah menuju proyek infrastruktur di Kampung Kayeh. Di tempat tersebut tengah dibangun berbagai proyek infrastruktur untuk Kabupaten Asmat seperti, jembatan gantung.

Ketika menuju proyek ini, Presiden harus mengendarai motor listrik itu melewati jembatan panjang yang terbuat dari kayu dan hanya mempunyai lebar tidak lebih dari tiga meter. Ketika tengah menuju proyek infrastruktur, Jokowi dan Iriana disambut tari-tarian oleh warga.

Usai meninjau Kampung Kayeh, dengan menggunakan speed boat, Jokowi dan Iriana bersama rombongan menyeberangi sungai ke lokasi pembangunan 114 unit rumah khusus yang telah dibangun sejak 2016 dengan biaya Rp19,9 miliar di Kampung Amanamkai, Distrik Atjs dan Kampung Syuru, Distrik Agats sebanyak 114 unit.

Tahun ini, kembali dibangun sebanyak 100 unit rumah khusus yang tersebar di empat kampung. Yakni Kampung Priend Distrik Fayid (34 unit), Kampung Ass dan Kampung Atat Distrik Pulau Tiga (33 unit), dan Kampung Warkai Distrik Betsbamu (33 unit).

Salah satu penyebab penduduk enggan berpindah ke lokasi rumah khusus yang telah dibangun yaitu belum adanya jembatan penghubung antar kampung yang terpisahkan sungai.

Karena itu akan dibangun empat jembatan gantung dengan anggaran Rp46 miliar dengan lokasi di Kampung Syuru Baru Distrik Agats (72 meter), Kampung Yerfum Distrik Der Koumor (72 meter), Kampung Hainam Distrik Pantai Kasuari (120 meter), dan Kampung Sawaerma (96 meter).

Jalan panggung dari kayu yang sudah lapuk juga akan diperbaiki dengan jalan beton dengan teknologi pracetak sepanjang sekitar 12 km dengan lebar rata-rata 4 meter.

“Untuk infrastruktur jembatan gantung menerobos ke arah pemukiman akan memutari kota ini sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Semuanya disokong oleh beton, lebih awet dan kita ingin tata ruang di Kabupaten Asmat bisa lebih tertata kotanya,” kata Jokowi menutup pembicaraan.

(Sumber: Biro Pers Istana).

Post a Comments
blog comments powered by Disqus