Kerja Nyata Emil Dardak Perbaiki Jalan Rusak di Trenggalek

Comments 103 Views Views


Kerja Nyata Emil Dardak Perbaiki Jalan Rusak di Trenggalek

SIPerubahan - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak mengatakan, ketika dirinya baru terpilih menjadi Bupati Trenggalek, kondisi jalan rusak di wilayah tersebut mencapai 60 persen.

"Sedangkan setelah saya menjabat, 80 persen kondisi jalan di Trenggalek dalam keadaan baik," terang Emil, baru-baru ini. Hal itu dipaparkan Emil ketika menghadiri konsolidasi dengan pengurus Partai Golkar di Lumajang. 

Emil kembali menegaskan, hasil raihan tersebut berarti menunjukkan selama ia menjabat bupati di Trenggalek, di mana sudah bekerja keras untuk perbaikan infrastruktur jalan di wilayah itu. 

Doktor studi pembangunan kawasan ini menjelaskan, dalam kurun waktu dua tahun anggaran, mulai 2018 ini, ia mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp35 miliar untuk membangun jalan Kabupaten Panggul-Munjungan yang tidak disentuh sama sekali oleh pemimpin Trenggalek sebelumnya. Ini karena hanya mengandalkan JLS (jalur lingkar selatan) dibangun.

Dengan terbangunnya jalan Kabupaten ini, akses jalan mulai Yogyakarta hingga Munjungan Trenggalek bisa terkoneksi dengan baik dan ini dapat menjadi akses perekonomian yang baik bagi masyarakat Trenggalek.

Kedatangan Emil dalam rapat koordinasi pemenangan DPD Partai Golkar Lumajang mendapat sambutan hangat, baik dari pengurus, kader, maupun simpatisan partai berlambang Pohon Beringin.

Turut hadir di dalam acara tersebut partai koalisi pendukung pasangan Gubernur Jatim nomor urut satu ini.

Sementara, dalam kata sambutannya Ketua DPD Golkar Lumajang Sudjatmiko menyampaikan, keputusan partai yang menetapkan Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur dan Emil Dardak sebagai calon wakil gubernur Jatim dari Partai Golkar sudah bulat.

"Maka sudah sepantasnya seluruh kader partai baik pengurus, simpatisan untuk merapatkan barisan memenangkan Khofifah-Emil dalam Pilkada Jatim," tegas Sudjatmiko. 

Berziarah ke Makam Mbah Karimun

Sehari setelah kunjungannya ke Lumajang, Emil memanfaatkan libur nasional peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan silaturahim dengan kerabat serta warga di desa Petak, Kecamatan Bagor, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, (14/4).

Dengan diantar ratusan warga serta sanak familinya, pria berusia 33 tahun ini juga menyempatkan diri berziarah ke makam leluhurnya yaitu Mbah Karimun yang dalam sejarahnya merupakan salah satu penyebar agama Islam di Petak.

Kades Petak, Sabdo Utomo, yang juga masih memiliki hubungan darah dengan Emil Dardak, menerangkan, Mbah Karimun merupakan seorang pengikut Pangeran Diponegoro yang menyebarkan agama Islam pertama di Desa Petak. 

Mbah Karimun mempunyai banyak pengikut, dan pengikutnya banyak berguguran ketika terjadi Perang Diponegoro pada tahun 1825-1830. Pasca perang Diponegoro, sisa-sisa pasukan Mbah Karimun akhirnya banyak menjadi penyebar agama Islam dan menjadi naib.

Emil sendiri mengaku sangat senang bisa bertemu dengan saudara-saudaranya di Nganjuk. Menurut orang nomor satu di Trenggalek ini, kakeknya Mochammad Darmawan atau yang biasa dipanggil Mbah Dardak menikah dengan wanita Trenggalek bernama Siti Mardiyah. Di Trenggalek kemudian Mbah Dardak menjadi naib dan guru agama di Trenggalek.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus