Pertarungan Ketat Khofifah-Gus Ipul di Pilkada Jatim

Comments 168 Views Views


Pertarungan Ketat Khofifah-Gus Ipul di Pilkada Jatim

SIPerubahan – Pertarungan Pilkada Jawa Timur 2018 diprediksi cukup ketat. Hal itu disebabkan kedua calon gubernur mempunyai background dari kalangan Nahdlatul Ulama. Elektabilitas Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno hanya beda tipis.

Hal itu terlihat dari survei terbaru yang dirilis Litbang Kompas, Senin (12/03/2018). Elektabilitas Khofifah-Emil (yang didukung koalisi PPP, Golkar, Hanura, PAN, Nasdem, serta Demokrat) mendulang 44,5 persen. Sedangkan, Gus Ipul-Puti Guntur (yang diusung koalisi PDI-P, PKB, Gerindra, dan PKS) memperoleh 44 persen. Namun masih ada 11,5 persen pemilih yang belum menentukan pilihan.

“Artinya kalau selisih 0,5 persen ini tidak bisa disimpulkan pasangan mana yang lebih unggul. Karena selisih 0,5 persen ini jauh di bawah sampling eror yang kita tentukan yaitu, 3,6 persen. Artinya jika di bawah sampling eror itu tidak bisa dikatakan lebih banyak tingkat elektabilitasnya. Keduanya mempunyai peluang yang sama untuk memenangkan sebuah konstitasi karena selisihnya sangat tipis sekali,” papar peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu, di Diskusi Kopi, Jakarta Pusat, Senin. 

Yohan kembali menjelaskan, survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas menggunakan metode multistage random sampling yang dilakukan mulai tanggal 19 Februari hingga 4 Maret 2018 dengan melibatkan 800 responden yang diwawancara secara tatap muka.

Responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan proporsional bertingkat. Margin of error sebesar +- 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Dengan selisih elektabilitas hanya 0,5 persen sementara masih ada 11,5 persen pemilih yang belum menentukan pilihan dan margin of error 3,46 persen bisa disimpulkan bahwa persaingan dua calon di Pilgub Jatim ini ketat.

“Jadi kita menentukan rumah tangga terpilih hingga kecamatan. Dan banyak tahapan secara bertahap yang sudah ada randomnya. Kan berdasarkan random multisampling ada 800 orang dari seluruh kabupaten/ kota di Jawa Timur berdasarkan data pemilih,” ungkap Yohan.

Yohan juga menjelaskan ketatnya persaingan tidak lepas dari belum maksimalnya peran calon wakil gubernur. Sejauh ini pertarungan didominasi oleh sosok Khofifah dan Saifullah Yusuf. "Kontestasi pilkada Jatim hanya bertumpu pada sosok keduanya,"jelas Yohan.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus