Peneliti: Airlangga Merawat Harapan Masa Depan Golkar

Comments 50 Views Views


 Peneliti: Airlangga Merawat Harapan Masa Depan Golkar

SIPerubahan - Komunitas Tentang Golkar yang berdiri pada 4 April 2018 ini rutin berdiskusi untuk mengetahui dan mempelajari perkembangan Partai Golkar di Indonesia.

Komunitas ini menggelar diskusi “Menakar Partai Golkar di Tahun 2019”, hari ini Kamis (19/04/2018), di Arje’s Kitchen Solo, jalan Antariksa No 2, Surakarta, Jawa Tengah. 

Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber sebagai pembicara. Diantaranya peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu, Sekretaris DPD Partai Golkar Surakarta Bandung Joko Suryono, dan pemerhati politik dan media Anhar Widodo.

Bandung menjelaskan, Partai Golkar saat ini percaya diri menghadapi tahun politik karena langkah politiknya demi kepentingan rakyat.

“Partai Golkar menyiapkan langkah strategis untuk mengambil alur politik ini. Kami berharap bisa menduduki posisi terbaik demi kepentingan bangsa dan masyarakat,” tuturnya. 

Bandung kembali mengatakan, Airlangga adalah sosok cerdas, rendah hati, dan bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat. 

“Airlangga adalah sosok yang sejuk dan mudah-mudahan tetap istiqomah. Siapapun nanti yang dipilih oleh Jokowi, Beliau tetap fine-fine saja. Golkar tetap on the track, dan konsisten kerja politik demi rakyat,” ujarnya melanjutkan. 

Sementara itu, Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengungkapkan, kepemimpinan Airlangga memberikan dampak yang cukup besar bagi Golkar ke arah positif. 

“Pergantian pemimpin dari Setya Novanto (Setnov) ke Airlangga ini berdampak besar, konsolidasi sudah berjalan,  internal partai sudah relatif kondusif dan siap menghadapi Pilkada Serentak dan Pemilu 2019,” tuturnya.  

Yohan melanjutkan, posisi Golkar saat ini on the track, dimana kepemimpinan Airlangga mampu merawat harapan masa depan Golkar. “Airlangga adalah sosok yang tak pernah terkait kasus apapun dan tipikal pekerja. Masa depan Golkar sebenarnya dikuatkan bagaimana komitmen partai memberikan kerja nyata kepada masyarakat,” jelasnya menambahkan. 

Sedangkan, pemerhati politik dan media Anhar Widodo menambahkan, Golkar bisa teruji dari ujian karena kepemimpinan Airlangga. Artinya, Golkar memiliki modal bisa survive dan menjadi pemenang dalam pemilihan legislatif 2019 mendatang.  

“Jika Golkar tetap menjadi partai dominan, dia harus melakukan proses transformasi kepartaian yang signifikan, sembari melakukan edukasi politik agar proses regenerasi dari zaman old berpindah ke kids zaman now,” tandasnya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus